Sebuah pergerakan transfer emosional dilakukan AC Milan di musim panas ini. Bagaimana tidak, Il Diavolo Rosso berhasil membawa ‘putra yang hilang’ Ricardo Kaka dari Real Madrid.

Seperti diketahui, pasca meninggalkan San Siro di musim 2009/2010 lalu dan menghabiskan empat setengah musim di Bernabeu, nama Kaka tetap dicintai publik Milan dan banyak fans yang masih menginginkan kembalinya pemain asal Brasil ini.

Musim panas ini, keinginan itu pun terwujud. Playmaker bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite telah resmi menjadi bagian dari Milan dengan status free transfer.

Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani pun sedikit menceritakan proses dibalik kembalinya Kaka ke kota mode tersebut.

“Saya merasa seperti anak yang kehilangan orang tua saat (Ricardo) Kaka pergi ke Madrid, sama seperti yang fans rasakan. Dan kami mendatangkannya kembali, salah satu alasannya adalah alasan teknis tim,” ujar Galliani, dilansir TribalFoorball, Sabtu (7/9/2013).

“(Massimiliano) Allegri benar-benar mendorong kami untuk membawa dia (Kaka) kembali dan kami segera memikirkan Kaka setelah menjual Kevin Prince Boateng ke Schalke,” sambung Galliani.

Dan sang wakil presiden juga membeberkan, saat Kaka pindah ke Madrid, sebenarnya itu adalah bukan murni dari keinginan Kaka, melainkan keputusan klub atas dasar kerja sama yang baik antara keduanya.

“Kaka sebenarnya tidak ingin meninggalkan kami empat tahun lalu, itu adalah Milan yang membuat keputusan karena kami punya hubungan kerja sama yang baik dengan Real Madrid,” tuturnya.

”Hubungan kami dengan dia tidak pernah berakhir, ia selalu dalam hati kita. Kami tahu, cepat atau lambat, kita akan membawanya pulang. Kami menginginkan dia untuk dua tahun terakhir dan Kaka telah menunjukkan kasih sayangnya ke Milan dengan membuat pengorbanan ekonomis yang cukup besar,” tutup Galliani.

Sumber : okezone.com