Direktur Schalke 04, Peter Peters, menarik kembali ucapannya beberapa waktu lalu yang menyebut bahwa tindakan rasialisme di Italia merupakan penyebab hengkangnya Kevin-Prince Boateng dari AC Milan.

Peters meminta maaf atas pernyataannya tersebut dan menyatakan bahwa ia telah salah dalam memahami situasi yang dihadapi gelandang asal Ghana tersebut.

“Setelah berkonsultasi dengan general manajer Horst Heldt, saya sadar bahwa asumsi saya (tentang rasialisme di Italia) benar-benar salah,” sesal Peters seperti dilansir situs resmi klub.

“Kami telah mengkonfirmasi bahwa tindakan rasial bukan merupakan alasan Kevin pindah ke Schalke. Saya akan meminta maaf begitu saya kembali ke klub dan berbicara dengan Kevin terkait pernyataan saya sebelumnya.”

Boateng bergabung dengan Schalke dengan nilai transfer 10 juta Euro dan diikat dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Pemain berusia 26 tahun tersebut memang sempat menjadi sorotan saat memutuskan walkout di tengah laga Milan melawan Pro Patria awal tahun lalu karena kesal dengan intimidasi rasial yang dilakukan oleh fans.

Agaknya insiden tersebut menjadi dasar bagi Peters untuk menyatakan bahwa Boateng pindah ke Jerman karena sudah tidak kuat dengan intimidasi rasial di Italia.

Sumber : bola.net