Kembalinya Kevin-Prince Boateng ke Bundesliga Jerman bersama Schalke tentunya menimbulkan anggapan bahwa sang pemain sudah tidak kerasan dengan perilaku rasis yang kerap diterimanya saat membela AC Milan.

Direktur Schalke Peter Peters setuju dengan hipotesis itu, sebelum ia menarik ucapannya kembali. Namun, Boateng sendiri membantah motif tersebut dan tak menganggap Italia sebagai negera yang rasis.

“Saya tidak kabur dari sebuah negara dan meyeragamkan perilaku para penduduknya hanya karena 10 orang yang berteriak rasis,” ujar Boateng kepada Kicker.

“Saya ingin meluruskan satu hal: Italia bukanlah negara rasis,” tegas sang gelandang berusia 26 tahun ini.

Sumber : goal.com