Sudah menjadi rahasia umum bahwa semasa menangani Manchester City, Roberto Mancini pernah bermasalah dengan dua striker bengalnya, Carlos Tevez dan Mario Balotelli.

Problem dengan Tevez mencuat saat pemain asal Argentina tersebut menolak dimainkan sebagai pengganti saat menghadapi Bayern Munich di ajang Liga Champions. Sedangkan dengan Balotelli, Mancini sempat dikabarkan terlibat bentrok fisik di sesi latihan klub.

Kini ketiganya telah pergi dari Inggris dan kembali ke Italia. Mancini masih mencari pekerjaan baru, Tevez bergabung dengan Juventus di awal musim, sementara Balotelli dibeli AC Milan januari lalu.

Dalam wawancara bersama Radio Dee Jay, Mancini buka suara mengenai karir baru dua eks anak asuhnya tersebut.

“Satu-satunya konflik yang saya alami dengan Tevez adalah saat dia pergi bermain golf di Argentina! Tapi kami kemudian bercanda seperti biasa. Ia memang ingin pergi dari klub, tapi secara personal Carlitos adalah pribadi yang luar biasa,” ungkap Mancini.

Mancini mengungkapkan keyakinannya bahwa penyerang 29 tahun tersebut akan membuat Juventus makin bertaji di level Eropa.

“Carlitos bisa membuat perbedaan. Ia berjuang, mencetak gol, dan membawa rekannya maju. Sebagai penyerang tengah, ia sangat luar biasa karena ketajamannya dan kemampuannya untuk menjaga kedalaman. Juve akan berbicara banyak di Eropa dengan kehadirannya.”

Sedangkan soal Balotelli, Mancini menganggap bahwa saat ini attacante utama Gli Azzurri tersebut masih belum bisa bersikap dewasa.

“Saya tak berpikir saat ini Mario telah lebih dewasa. Ia masih sama seperti yang saya kenal, baik sisi baik maupun buruknya.”

“Ia harus bisa menerima keadaannya. Sebagai seorang pesepakbola, ia sangat luar biasa dan memiliki kemampuan istimewa,” imbuh Mancini.

Sumber : bola.net