Stadio Giuseppe Meazza alias San Siro adalah stadion paling besar di Italia dan menjadi simbol sepakbola Gli Azzurri.

Di luar status sebagai markas dua tim sukses AC Milan dan FC Internazionale, stadion ini sering dipergunakan sebagai tempat duel-duel keras level internasional bagi Azzurri. San Siro juga pernah dua kali menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Tribun di San Siro langsung menghadap ke lapangan pertandingan, kondisi ini menghadirkan pengalaman luar biasa bagi fans. Besarnya dukungan loyalis Milan dan Inter menambah spesial pengalaman tersebut hingga Meazza menjadi sebuah tempat istimewa.

San Siro pernah menggelar pertandingan Piala Dunia 1934 dan 1990 termasuk Piala Eropa 1980. Di level klub, final kejuaraan antarklub Eropa pernah digelar di Milan sebanyak tiga kali, terakhir pada 2001.

Stadion ini mulai dibangun pada 1925 sebuah projek yang digagas mantan presiden AC Milan Piero Pirelli dan pada awalnya diberi nama Nuovo Stadio Calcistico San Siro (San Siro New Football Stadium). Inagurasi stadion terjadi pada 19 September 1926. Pada saat itu 35.000 supoter menjadi saksi keberhasilan Inter menggulung Milan 6-3.

Duel internasional pertama di San Siro terjadi pada 20 Ferbruari 1927, pada saat itu Italia bermain imbang 2-2 dengan Cekoslowakia.

Pada 3 Maret 1980, San Siro resmi berganti nama menjadi Giuseppe Meazza sebagai penghormatan terhadap legenda sepakbola Italia yang pernah membela Milan dan Inter.

San Siro pada awalnya dimiliki AC Milan namun pada 1935 dijual ke kota Milan. Hingga 1945, San Siro adalah rumah eksklusif Rossoneri namun di tahun sama Inter yang sebelumnya bermarkas di Arena Civica (terletak di tengah kota) bergabung dalam satu atap dan sejak 2001 stadion ini menjadi tanggung jawab bersama Milan dan Inter.

Profil Stadion San Siro :
– Dibangun: 1925
– Pembukaan: 1926
– Renovasi: 1956, 1989
– Pemilik: Kota Milan
– Kapasitas: 80.018
– Tenan: AC Milan, Internazionale

Sumber : Goal.com