Pepe Reina menjadi salah satu pahlawan besar Napoli, Senin (23/9/2013) dini hari tadi. Reina menggagalkan peluang bersih bomber AC Milan, Mario Balotelli dari titik dua belas pas untuk kemudian, merayakan kemenangan pertama timnya sejak 27 tahun silam di San Siro.

Portiere yang musim panas lalu dipinjam dari Liverpool itu sedianya mengakui sudah lebih dulu mempelajari Balotelli, baik pergerakannya saat “serangan hidup” maupun ketika terpaksa menghadapi Super Mario dari titik putih.

“Seperti biasanya, kami sudah mempelajari pemain Milan. Kami tahu Balotelli selalu cemerlang mengeksekusi penalti, tapi kali ini saya mampu menggagalkannya,” terang Reina, seperti dilansir Football-Italia, Senin (23/9/2013).

Reina membendung sepakan penalti Balotelli usai difensore Napoli, Raúl Albiol menjatuhkan pemain keturunan Ghana itu di kotak terlarang. Tapi nahas, kans Rossoneri yang saat itu tertinggal untuk memperkecil kedudukan di menit ke-51, harus tertunda.

Ini untuk kali pertama Balotelli gagal mengeksekusi penalti sepanjang karier profesionalnya. Diketahui selama kariernya, Balotelli tak pernah gagal mengeksekusi tendangan 12 pas, dalam 26 kali percobaan baik di klub maupun timnas.

Balotelli akhirnya menebus kesalahannya itu di penghujung laga, tapi Milan tetap keok, 1-2 dari Napoli yang merayakan kebebasan kutukan 27 tahun tak pernah menang di markas Milan. Jelas, kemenangan macam ini menghadirkan motivasi tersendiri untuk mengakhiri musim ini dengan gemilang.

“Kemenangan ini menjadi pendorong ekstra buat kami, seperti diketahui bahwa kemenangan terakhir Napoli di sini sudah lama sekali dan menang di stadion seperti ini melawan tim sekuat Milan, jadi tambahan kepercayaan diri buat kami,” imbuhnya.

“Seperti yang pernah dikatakan (Rafael) Benítez, kami baru mengeluarkan 73 persen kemampuan terbaik! Kami memulai musim ini dengan hebat dan jika kami terus berada di jalur yang benar, maka kami bisa memenangkan sesuatu,” tutup kiper internasional Spanyol itu.

Sumber : okezone.com