25 September 2005 menjadi hari bersejarah bagi legenda hidup AC Milan, Paolo Maldini. Ya, delapan tahun lalu, Maldini mencatat rekor baru di Serie A saat tampil untuk ke-571 kalinya di kompetisi teratas sepakbola Italia. Penampilan sang kapten saat Il Diavolo Rossomenang 2-0 di Treviso merupakan rekor baru, melewati catatan Dino Zoff yang mengantongi 570 pertandingan.
Itu untuk kedua kalinya bek yang saat itu berusia 37 tahun memecahkan rekor milik mantan penjaga gawang Juventus – Maldini juga sempat melampau rekor penampilan Zoff sebagai pemain dengan cap terbanyak di tim nasional Italia dengan 126 penampilan, sebelum akhirnya dipecahkan oleh Fabio Cannavaro dan Gianluigi Buffon yang mengecap 136 pertandingan.

Maldini, yang melakoni debut Serie A di pertandingan imbang 1-1 kontra Udinese pada 20 Januari 1985 -ketika itu usianya 16 tahun 208 hari dan menjadi pemain termuda yang tampil di tim utama Milan- telah melakoni 902 pertandingan di semua kompetisi untuk klub di mana dia menghabiskan sepanjang karier sepakbolanya.

Karier Maldini sebagian besar dihabiskan sebagai bek kiri, tapi dalam beberapa tahun sebelum gantung sepatu sempat bereksperimen sebagai bek tengah. Il Capitano mengoleksi tujuh titel Serie A dan sudah lima kali mencium trofi Liga Champions, terakhir pada musim 2006/07 di mana Setan Merah membalas dendam kepada Liverpool yang menaklukkan mereka secara dramatis di final 2005.

Trofi Liga Champions 2003 yang dimenangkan Maldini setelah Milan menang lewat drama adu penalti dengan Juventus, menjadi catatan tersendiri yang tak akan terlupakan. Lahir dari keluarga yang mencintai Milan, trofi tersebut didapat tepat 40 tahun setelah ayahnya, Cesare, mengapteni I Rossoneri untuk pertama kalinya menjadi kampiun di daratan Eropa usai mengalahkan Benfica di Wembley.

Tidak banyak pasangan ayah-anak yang mampu memenangkan gelar Liga Champions dengan tim yang sama. Catatan ini hanya pernah dicapai oleh Manuel Sanchis Martinez dan Manuel Sanchis Hontiyuelo di Real Madrid lalu Carles dan Sergio Busquets dari Barcelona.

Laga terakhir Maldini di San Siro terjadi pada 24 Mei 2009, kalah 3-2 dari AS Roma. Sempat terjadi kontroversi ketika tifosi Milan yang menyebut dirinya “Brigate Rossonere” memprotes rencana pensiun sang kapten. Laga terakhir Maldini bersama Milan pada 31 2009, pertandingan terakhir di musim tersebut, melawan Fiorentina yang dimenangkan Setan Merah 2-0. Milan memutuskan memensiunkan nomor punggung tiga yang selama ini dikenakan Maldini, tapi nomor tersebut akan diwariskan kepada salah satu puteranya jika suatu saat nanti menembus tim senior.

Sebelum pensiun, Maldini menegaskan tak akan pernah terlibat dalam karier kepelatihan seperti yang dilakukan kebanyakan pemain setelah gantung sepatu. Dia sempat ditawari posisi yang memungkinkannya bereuni dengan Carlo Ancelotti di Chelsea, bahkan bertemu dengan pemilik The Blues Roman Abramovich guna mendiskusikan kemungkinan tersebut. Pada 30 Juni 2009, Ancelotti mengumumkan Maldini menolak tawarannya untuk menjadi bagian staf pelatih klub London Barat.

Sumber : Goal.com