Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, mengkritisi keputusan untuk menggelar laga antara Milan versus Udinese yang musti digelar tanpa penonton. Ia menyebutkan bahwa peraturan perlu dirubah.

Giornata ke-8 dijadwalkan bakal berlangsung tanpa ada satu suporter pun boleh masuk ke dalam stadion karena supporter Milan ditengarai menyanyikan yel-yel yang dianggap tak pantas saat mereka kalah 3-2 dari Juventus.

Peraturan baru memang menyebutkan bahwa pihak berwenang bisa menutup beberapa bagian dari stadion atau seluruh kompleks secara keseluruhan, bukan hanya karena masalah hinaan rasial, namun diskriminasi berdasarkan wilayah.

“Saya paham bahwa rasisme merupakan masalah besar, bahkan mewabah hingga ke seluruh dunia,” ujar Galliani pada Football Italia.

“Namun diskriminasi wilayah merupakan sesuatu yang berbeda. Peraturan mengenai hal in perlu ditinjau ulang Saya sudah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Asosiasi Sepakbola Italia, Giancarlo Abate, akan hal ini,” lanjutnya.

Milan sendiri sudah mengajukan banding untuk mengusahakan agar laga giornata ke-8 tetap bisa digelar di San Siro.

Sumber : bola.net