Presiden Lega Serie A, Maurizio Beretta, percaya bahwa Serie A kini berada di ambang bahaya. Aturan baru supporter terkait hinaan akan daerah asal / teritorial, disebutnya sama saja dengan ‘memberikan kunci stadion pada sekelompok pembuat onar’

Tim pertama yang terkena dampak aturan baru itu adalah AC Milan. Mereka dikenai sanksi menggelar laga versus Udinese tanpa penonton akibat menyanyikan lagu yang dianggap menghina suporter Napoli, saat timnya berlaga lawan Juventus.

Perlu diketahui bahwa saling ejek dan menghina antar suporter berbeda wilayah di Italia merupakan hal biasa. Selama tidak menyentuh wilayah rasialisme, maka itu masih dianggap wajar. Namun dengan adanya aturan baru, maka cemoohan semacam itu tak boleh lagi digunakan.

“Kita beresiko ‘menyerahkan’ peraturan dari setiap pertandingan kepada sekelompok orang yang bisa menjadi biang masalah,” ujar Beretta menurut laporan Football Italia.

“Ini mencederai hak dari beribu-ribu fans yang ada di luar sana.”

Gelombang protes pun terjadi menyusul hukuman yang diterima oleh Milan. Setelah Ultras Inter, ultras Juve juga ikut bergabung menentang aturan anyar ini.

Bersama-sama, kelompok suporter itu rencananya bakal melanggar peraturan dengan sengaja sehingga semua tim bakal terkena sanksi menggelar pertandingan tanpa penonton.

Sumber : goal.com