Striker AC Milan, Stephan El Shaarawy, menegaskan bahwa dandanan eksentriknya sama sekali tak ada korelasinya dengan gaya bermainnya di lapangan. Ia meminta kepada beberapa pihak untuk melihat performanya bukan dandanannya.

Pernyataan tegas dari pemain berjuluk Firaun Kecil tersebut tak lain karena komentar sang pelatihnya, Massimiliano Allegri. Sang Allenatore mengatakan bahwa pemainnya jangan terlalu mendahulukan penampilannya.

“Saya berharap, para pesepakbola ini bisa menjadi panutan. Tidak hanya dengan menata rambut mohawk atau memakai anting di kuping,” kritik Allegri kala itu.

Pernyataannya tersebut memang mengarah kepada striker andalannya di I Rossoneri yang memiliki gaya rambut Mohawk, antara lain Mario Balotelli, M’Baye Niang, dan El Shaarawy. Namun, El Shaarawy merasa tersinggung akan pernyataan Allegri itu.

“Penampilan dan gaya rambut saya tidak memiliki korelasi dengan performa di lapangan,” tegas El Shaarawy seperti dilansir Goal.

“Saya selalu terlihat sama saat bermain buruk atau baik. Saya hanya ingin dinilai melalui performa dan apa yang kulakukan pada pertandingan,” sambung pemain yang kini berusia 20 tahun tersebut.

Pada musim ini El Shaarawy memang belum tampil baik, terlebih dirinya masih dalam pemulihan cedera patah tulang metatarsal yang dideranya. Kini, dirinya pun sudah tak sabar untuk kembali merumput bersama rekan setimnya, Kaka.

“Sayangnya saya mengalami dua cedera tapi pemulihannya berjalan baik sejauh ini dan saya akan kembali bermain dalam beberapa pekan ke depan. Saya butuh scan dan pertandingan melawan Barcelona (6 November) sepertinya terlalu cepat buat saya tapi saya sudah tidak sabar kembali bermain dan tampil bersama Kaka,” paparnya.

Sumber : okezone.com