Suporter AC Milan kembali berulah. Saat tim menang atas Udinese di San Siro pekan lalu, terdengar nyanyian yang bernada hinaan pada penduduk Italia Selatan.

Ini cukup mengejutkan mengingat kasus serupa saat laga versus Juventus membuat klub dikenai denda dan hukuman partai tanpa penonton, yang hingga saat ini masih ditunda pelaksanannya.

Adriano Galliani, selaku wakil presiden AC Milan, mengaku tak yakin bagaimana cara mengatasi masalah semacam ini.

“Saya harap ini tidak menjadi akhir dari Curva Sud. Kami berusaha memisahkan mereka karena nyanyian itu selalu datang dari bagian yang sama di dalam stadion,” ujar Galliani pada Corriere Dello Sport.

“Selain itu, kami saat ini tak tahu apa yang harus dilakukan. Saya harap cerita ini berakhir sampai di sini dan kami akan menemukan jalan untuk mengakhirinya selamanya,” pungkasnya.

Hukuman terkait hinaan bersifat teritorial memang hingga saat ini banyak mendapat kecaman suporter garis keras di Italia. Pasalnya itu dianggap bisa mengurangi potensi rivalitas di antara mereka.

Sumber : bola.net