Terlepas dari performa yang tak menjanjikan sejauh ini, Milan selalu mampu meramaikan kompetisi Eropa dengan koleksi pemain-pemain mereka.

Di akhir pekan ini, muncul pemain asal Balkan dengan nama Valter Birsa. Pemain asal Slovenia itu mencuri perhatian dengan penampilannya.

Berbicara soal pemain asal Balkan di Milan, Zvonimir Boban bisa dikatakan sebagai ikonnya.

Bergabung dengan Milan pada 1991 dari Dinamo Zagreb, Boban memberikan banyak hal buat Rossoneri, sebelum akhirnya meninggalkan San Siro pada 2002. Total kontribusinya adalah 30 gol dari 251 laga.

Rekan jejak dan prestasi Boban pun begitu melegenda. Maklum, hanya sedikit pemain asal Balkan yang bisa menginjakkan kaki dan bermain untuk tim sekelas Milan, selain Andriy Shevchenko tentunya.

Namun di musim ini, ada pemuda berusia 27 tahun yang sudah menohok para pecinta Milan dengan kontribusi dan performanya di atas lapangan. Namanya Valter Birsa.

Pemain kelahiran 7 Agustus 1986 itu didatangkan dari Genoa sebagai bagian dari kesepakatan transfer Luca Antonini. Birsa langsung diberikan jersey dengan nomor punggung #14 dan diplot sebagai gelandang serang, persis seperti peran yang dijalani Boban saat masih berada di Milan.

Sedangkan karir profesionalnya dimulai di Primorje pada musim 2003/04. Birsa juga sempat bermain untuk Sochaux dan Auxerre di Ligue 1 sebelum kemudian hijrah ke Italia pada 2011 dengan membela Genoa. Sempat dipinjamkan semusim ke Torino, Birsa kembali ke Genoa sebelum kemudian ditarik Milan di awal musim ini.

Sempat ada pertanyaan mengapa Milan memboyong pemain kelahiran Sempeter Pri Gorici, Yugoslavia itu. Pasalnya, trek performanya tak mengesankan. Bersama Auxerre, dari 68 penampilan, hanya delapan gol yang bisa dilesakkan. Selama membela Torino di 17 laga, juga hanya dua gol yang dicetak dan minim assists. Padahal itu adalah tugas utamanya.

Tapi, Milan sepertinya tahu potensi pemain yang sudah menjadi bagian dari timnas Slovenia itu sejak level U-19 itu. Pemain ini memiliki kemampuan beroperasi di sejumlah lini di sektor tengah timnya. Bersama Slovenia U-19, U-21 dan tim senior, Birsa sudah menunjukkan kemampuannya dengan total caps 83 dan sepuluh gol.

Dia juga menjadi pemain termuda buat timnas Slovenia saat melakoni debut di usia 18 tahun. Birsa juga tampil mengesankan di Piala Dunia 2010 dan mencetak satu gol cantik ke gawang Amerika Serikat di Ellis Park Stadium, Johannesburg untuk membawa timnya memimpin 1-0, sebelum menyudahi laga dengan skor imbang 2-2.

Selebrasi gol Birsa usai mencetak gol ke gawang AS di Piala Dunia 2010.
Sejak saat itu, Birsa langsung menjadi perhatian sejumlah klub Eropa. Milan akhirnya bisa mendapatkan pemain, yang menurut transfermarkt memiliki nilai jual sebesar 1.500.000 euro tersebut, di musim panas lalu.

Dan Birsa sejauh ini sudah menunjukkan potensi yang menjanjikan bersama Milan. Tampil di enam laga di semua kompetisi yang diikuti Rossoneri, dua gol dilesakkannya ke gawang lawan di dua laga terakhir bersama timnya.

Gol pertamanya bersama Milan dicetak ke gawang Sampdoria dan gol keduanya dilesakkan kemarin, saat Milan menghadapi Udinese. Bisa dikatakan, dua gol Birsa masuk kategori berkelas dunia. Hebatnya lagi, dua gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 Milan atas lawan-lawannya.

“Valter merupakan pemain bagus dengan teknik yang baik. Pastinya dia akan mendapatkan tempat di tim ini,” kesan Massimiliano Allegri.

Dan sejauh ini, apa yang sudah ditunjukkan Birsa membuat Allegri tak terlalu sering mencadangkannya. Dia pantas mendapat sebutan ‘Boban’ anyar Milan.

Sumber : goal.com