Dalam selang tiga hari Ricardo Kaka dua kali melakoni “comeback” dengan AC Milan di San Siro.

Pada Sabtu (19/10) lalu ia masuk dari bangku cadangan dalam kemenangan 1-0 atas Udinese di Serie A untuk merayakan momen pertamanya berlaga di kandang usai kembali dari Real Madrid, dan pada Selasa (22/10) malam bintang Brasil itu dipasang sedari kick-off kala menjamu Barcelona untuk menandai partisipasi pertamanya di panggung Liga Champions musim ini.

Diplot oleh Massimiliano Allegri mengisi sektor kiri guna menyokong Robinho sebagai “striker palsu”, Kaka berperan besar membawa Si Merah-Hitam mengimbangi sang raksasa Catalan 1-1 dan pantas dinobatkan sebagai man of the match laga ketiga Grup H tersebut.

Kontribusi pujaan San Siro ini sudah terlihat di menit-menit pembuka. Mendapat bola hasil curian Binho menyusul kesalahan Javier Mascherano, Kaka kemudian memanjakan sang kompatriot asal Brasil lewat sodoran assist terukurnya. Milan pun langsung memimpin di menit kesembilan sebelum disamakan Lionel Messi (24′).

Kendati hingga laga rampung tak ada lagi perubahan skor, Kaka beberapa kali menampilkan aksi-aksi prima menggoreng si kulit bulat yang mengingatkan tifosi Milan akan kiprah gemilangnya pada periode pertama membela tim.

Selain itu, yang patut dipuji dari penampilan Kaka tadi malam adalah kerja kerasnya untuk tim. Sebagai pemain berkarakter ofensif, ia tak sungkan turun jauh membantu pertahanan hingga terkadang seperti berperan sebagai bek sayap.

Kinerja Kaka amat signifikan dalam mengakomodasi strategi Allegri untuk membendung aliran bola pasukan Tata Martino. Tengok statistik defensif Kaka. Ia sukses melakukan lima tekel akurat dan dua kali memotong umpan lawan sebelum meninggalkan lapangan untuk digantikan Urby Emanuelson pada menit ke-71.

“Kaka adalah seorang juara, dia menampilkan permainan hebat baik dari segi komitmen maupun pengorbanan. Dia pemain yang tak hanya berteknik tinggi tapi juga kuat secara mental. Dia bermain untuk tim,” puji Allegri.

Kapten Riccardo Montolivo tak ketinggalan mengalamatkan sanjungan: “Kaka tampil luar biasa. Dia mengawali serangan balik, memberikan sejumlah umpan mengagumkan dan meskipun jelas belum 100 persen, dia hebat malam ini.”

Bagaimana komentar Kaka sendiri?

“Sering bermain melawan Barcelona [dengan Madrid], saya melihat pentingnya para winger untuk memberikan pengawalan, jadi saya menyadari bagaimana menyerang balik mereka dan itu membutuhkan pengorbanan. Saya dan Valter Birsa sama-sama tampil baik dalam memainkan peran taktis tersebut. Sang pelatih tahu di mana saya suka bermain, tapi di saat seperti ini saya perlu membantu.”

Kaka memang belum kembali ke kondisi maksimal, tapi Milanisti boleh menggantungkan harapan padanya.

Sumber : goal.com