Javier Mascherano berpendapat kemenangan Barcelona 3-1 atas AC Milan memang merupakan refleksi nyata permainan kedua tim di lapangan.

El Barca tampil dominan di Camp Nou dan memimpin dua gol dari situasi bola mati. Pertama lewat konversi penalti Lionel Messi sebelum Sergio Busquets menyundul masuk tendangan bebas Xavi Hernandez.

Gol bunuh diri Gerard Pique menipiskan ketertinggalan Milan di ujung babak pertama, tetapi Messi beraksi lagi untuk menentukan skor akhir 3-1 untuk pihak tuan rumah.

“Kami lebih baik di lapangan,” ujar Mascherano kepada Barca TV.

“Kami harus melakukan banyak hal sementara mereka mencetak gol yang cukup mudah. Mungkin itu kesalahan kami, tapi saya lebih berpikir itu karena nasib buruk.”

Pemain bertahan Argentina ini kembali berusaha mengenyahkan debat soal gaya permainan Azulgrana yang dianggap tak lagi seatraktif dahulu.

“Cesc [Fabregas], Xavi, dan [Andres] Iniesta tidak bermain dengan bola-bola panjang, karena mereka tak tahu caranya. Sementara kami tampil dengan pemain-pemain seperti itu, kami masih memainkan gaya yang sama. Debat ini sungguh absurd!” tegasnya.

Kemenangan atas Milan menggaransikan satu tempat di fase 16 besar Liga Champions untuk skuat Tata Martino.

Sumber : goal.com