Wakil Presiden dan CEO AC Milan, Adriano Galliani mengecam aksi sekelompok suporter pada laga matchday kelima Grup H yang mempertemukan Milan kontra Celtic, Rabu dini hari tadi.

Setelah kemenangan 3-0 yang dibawa pulang skuad Massimiliano Allegri dari Celtic Park, CEO berusia 69 tahun ini menampik bahwa klub yang berlaga di Serie A lebih nyaman berlaga di luar kandang.

Hal ini merujuk pada cemoohan, dan spanduk-spanduk kritikan yang dibentangkan tifosi ketika Rossoneri bermain di San Siro. Menurutnya, keluhan fans ini adalah sebuah serangan atas apa yang telah diberikan Milan.

“Peluit dan spanduk ini adalah kejahatan yang menyerang tim yang telah memberikan banyak hal selama bertahun-tahun. Saya benar-benar tidak mengerti hal ini,” ujar Galliani seperti yang disitat Triballfootball, Rabu (27/11/2013).

“Saya akan ingatkan kembali siapa di balik sejarah tim ini: adalah Silvio Berlusconi yang menciptakan Milan,” tutupnya.

Sekelompok Ultras Milan memang kerap sempat melakukan aksi protes belakangan ini. Seperti yang terjadi usai laga kontra Genoa di mana Milan hanya mampu imbang 1-1. Usai pertandingan, sekira 300an supporter garis keras itu memblokade jalan keluar bus tim dari San Siro. Ricardo Kaka dan Christian Abbiati bahkan harus turun untuk menenangkan emosi ultras.

Mereka melakukan aksi tersebut dikarenakan tidak puas dengan kebijakan Berlusconi yang dianggap tidak mampu membawa Milan kompetitif dalam beberapa tahun ke belakang. Di musim ini, Milan masih tercecer di urutan 11 klasemen sementara Serie A, meski masih punya peluang lolos ke babak 16 besar Liga Champions, menyusul kemenangan 3-0 atas Celtic.

Sumber : okezone.com