Berita mundurnya Adriano Galliani dari kursi CEO serta wakil presiden AC Milan, turut mengundang perhatian José Mourinho. Tak segan, pelatih eksentrik itu angkat topi sebagai ungkapan rasa respeknya yang paling tinggi untuk Galliani.

Mou – sapaan santai Mourinho, terbilang acap jadi lawan perang urat syaraf Galliani tatkala masih menukangi Inter Milan yang notabene, tim sekota sekaligus musuh abadi Il Diavolo pada periode 2008-10 lalu.

“Saya hanya bisa mengatakan hal-hal positif tentang dia (Galliani). Dia pria sejati dan saya punya respek tertinggi untuknya. Dia direktur terpenting dari skuad rival selama masa-masa saya di Inter,” ujar Mou, seperti dinukil ForzaItalianFootball, Sabtu (30/11/2013).

Selebihnya, Mou hanya berharap Galliani bisa menikmati lebih kehidupan pribadinya di luar sepakbola, usai mengakhiri hubungan manis selama 27 tahun terakhir bersama Milan.

“Dia seorang direktur yang dikenal dunia luas dan saya berharap, dia menikmati kehidupannya karena sepakbola bisa memberi Anda banyak hal, tapi juga sebaliknya, mengambil banyak hal dari Anda, terutama dalam kehidupan pribadi,” tukas The Happy One yang musim panas lalu kembali ke Chelsea itu.

Sumber : okezone.com