Gennaro Gattuso langsung merespons tudingan yang menyebutnya terlibat dalam skandal pengaturan pertandingan. Mantan pilar AC Milan ini bahkan siap digantung di depan khalayak umum apabila terbukti terlibat.

Baru-baru ini, jaksa Cremona kembali mengumumkan temuan mereka dalam skandal judi dan pengaturan pertandingan yang terjadi pada musim 2010-2011. Dan dua nama baru pun muncul, yakni Gattuso dan Christian Brocchi. Dua mantan punggawa Milan ini dicurigai terlibat dalam skandal tersebut.

Pemeriksaan lanjutan pun langsung dilakukan pihak kepolisian setempat dengan menggeledah kediaman Gattuso, Selasa 17 Desember pagi waktu setempat.Hingga kini, belum ada keterangan dari pihak Kepolisian terkait temuan mereka di rumah Gattuso.

Gattuso sendiri langsung membantah rumor keterlibatannya dalam sindikat judi dan pengatur pertandingan. Bak politikus Indonesia yang tersandung kasus korupsi, beberapa waktu lalu, Gattuso mengaku siap dihukum mati di depan masyarakat umum, apabila dirinya terbukti bersalah.

“Saya ingin mengklarifikasi sesuatu: dalam hidup saya, saya tidak bernah duduk bersama dengan siapa pun untuk mengatur pertandingan. Saya bahkan tidak pernah berpikir ke sana dan tidak tahu bagaimana harus mulai dari mana,” ujar Gattuso sebagaimana dikutip Sport Mediaset, Rabu (18/12/2013).

“Saya siap pergi ke pusat kota dan bunuh diri di depan semua orang, jika saya terbukti terlibat kejahatan ini. Setelah semua itu, hidup saya tidak akan berarti lagi. Saya tidak punya keberanian untuk menatap orang. Saya mengatakan hal tersebut dari hati saya,” lanjutnya.

Gatusso pun menampik bahwa dirinya terlibat percakapan dengan Francesco Bazzani, salah satu dari empat orang yang ditangkap karena terbukti terlibat dalam pengaturan pertandingan. Ketiga orang lain yang juga ditangkap ialah Salvatore Spadaro, Cosimo Rinci dan Fabio Quadri. Dalam keterangannya pada polisi, para tersangka ini mengatakan bahwa ada hubungan antara pemain dengan taruhan pertandingan yang tidak terendus ke permukaan.

“Saya bahkan tidak bermain sepakbola lima-lawan-lima dengan teman-teman, karena saya tidak bisa menerima kekalahan. Rekaman di telefon genggam telah menunjukan bahwa Bazzani mengirimkan saya 13 pesan. Itu berarti, saya tidak pernah menjawab salah satu pesan tersebut. Dia tahu banyak tentang Serie-A. Dia datang ke gerbang Milanello seperti ratusan orang (fans) lain. Dia memang bertaruh di (laga kontra) Bologna, tapi saya tidak pernah berbicara tentang mengatur skor,” sambungnya.

“Mengatur pertandingan bukan bagian dari diri saya. Saya memang sempat bertaruh ketika itu masih diperbolehkan. Tapi, saat itu dilarang untuk laga profesional, saya berhenti melakukannya. Tidak ada masalah,” imbuh pemain berjuluk Rhino ini.

Terakhir, Gattuso mengaku baru tahu dirinya dituding terlibat dalam skandal ini dari istrinya. Ke depan, pria yang kini berusia 35 tahun itu berharap pihak pengadilan segera memanggilnya supaya dia bisa mengklarifikasi hal ini dan membuktikan bahwa dirinya memang tidak bersalah.

Sumber : okezone.com